Laporan wartawan Kompas Ratih P Sudarsono
BOGOR, JUMAT- Karung plastik berisi paket daun ganja kering seberat 13 kilogram ditemukan di pinggir jalan, tepatnya di Kampung Tanjakan Cekdam Rt 10 Rw 03, Desa Situdaun, Kecamatan Tenjolaya, Bogor, Kamis (7/2) petang. Tiga warga yang menemukannya kemudian membawa pulang karung tersebut karena mengira berisi daun cingcau yang biasa untuk membuat cingcau hitam.
Kepada aparat Kepolisian Sektor Ciampea yang menangani kasus tersebut, Supardi (25) menuturkan, ia bersama Atam (35) dan Bisri (33), sangat terkejut dan khawatir saat melihat onggokan karung tersebut. "Kami menduga karung itu berisi mayat dipotong-potong seperti berita-berita di koran dan tivi," katanya.
Dengan hati berdebar, Supardi lalu menusuk karung itu dengan bantuan kayu yang dipungut di lokasi. Ternyata dari karung itu tidak keluar bau busuk. Karena masih penasaran, mereka lalu menyobek karung tersebut.
Setelah terbuka, mereka masih terheran-heran dengan isi karung yang ternyata berupa daun-daun kering. Mereka pun menyangka daun tersebut adalah daun cingcau kering untuk membuat cingcau hitam, campuran untuk membuat es cingcau.
Ketiganya memutuskan untuk membawa pulang karung tersebut ke rumah mereka di Kampung Pasir Ipis, Desa Situdaun. Temuan karung berisi "daun cingcau" itu mereka laporkan ke Sidik, kepala kampung setempat. Sidik lalu melaporkan lagi ke aparat Polsek Ciampea.
Setelah diperiksa, barulah Supardi dan teman-teman serta warga setempat tahu bahwa itu adalah daun ganja. Mereka lalu membawa karung itu ke kantor Polsek Ciampea.
"Kami sampai saat ini masih melakukan penyelidikan atas temuan ganja tersebut. Belum diketahui siapa pemiliknya," kata Kepala Polsek Ciampea, Ajun Komisaris Setiawan, Jumat (8/2) siang.
