
JAKARTA, KAMIS — Petugas kepolisian dari Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (17/12), terpaksa menembak seorang bandar ganja, SF (32), karena melarikan diri ketika hendak ditangkap di sekitar Kali Krukut, RT 05 RW 01, Limo, Depok.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Udik Tanang di Jakarta, Kamis (18/12), mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi dari warga kalau tersangka yang selama ini buronan Polsek Jagakarsa Jakarta Selatan berada di wilayah Limo.
"Kami dapat informasi bahwa para tersangka sedang melakukan transaksi barang terlarang," katanya.
Atas informasi tersebut, katanya, Polsek Jagakarsa segera menerjunkan sejumlah petugas untuk melakukan pengecekan di lokasi. Setelah dilakukan pengintaian, ternyata benar ada tiga orang yang sedang melakukan transaksi narkoba berupa ganja di lokasi tersebut.
Namun, begitu mengetahui ada petugas yang datang, ketiganya langsung kabur. Petugas yang tidak mau kehilangan para pelaku transaksi barang haram tersebut segera mengambil tindakan karena ternyata ada tersangka yang merupakan buronan yang selama ini dicari.
Akhirnya petugas segera mengeluarkan tembakan peringatan agar para tersangka menyerah. Namun, tersangka malah melarikan diri, bahkan sempat melakukan perlawanan sehingga terpaksa ditembak punggung belakangnya.
"Anggota saya sudah memberikan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan sehingga dengan terpaksa ditembak," tutur Kapolsek Jagakarsa.
Sementara itu, kedua tersangka lainnya berhasil melarikan diri. Sf kemudian dibawa petugas ke Polsek Jagakarsa. Karena luka tembak di punggungnya itu, tersangka segera dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan.
Kini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka lainnya yang sudah diketahui identitasnya. Selain mengamankan tersangka, kata Kapolsek, polisi juga mengamankan barang bukti berupa ganja.