ENDE, KAMIS — Pihak PLN wilayah Nusa Tenggara Timur menargetkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Ropa berkekuatan 2 x 7 Megawatt di Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Flores, akan beroperasi tahun ini.
"Ditargetkan untuk PLTU Ropa sudah beroperasi bulan Oktober 2009," kata General Manager PT PLN Wilayah NTT Amir Rosidin, seusai acara serah terima jabatan Manajer PLN Cabang Flores Bagian Barat, Kamis (8/1), di Ende, Flores.
Manajer PLN Cabang Flores Bagian Barat yang baru saat ini dijabat oleh Marjon Sinaga yang sebelumnya menjabat Deputi Manajer PLN Sumatra Utara. Marjon menggantikan Syaifur Rachman yang kini menjabat sebagai Manajer Area Pelayanan Jaringan PLN Banyuwangi.
Selain PLTU Ropa, proyek pembangkit non-BBM lainnya yang juga akan beroperasi tahun ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Mataloko berkekuatan 1,8 MW di Kabupaten Ngada, serta PLTPB Ulumbu berkekuatan 4 x 2,5 MW di Kabupaten Manggarai. PLTPB Mataloko diperkirakan beroperasi bulan Mei, sedangkan pembangkit di Ulumbu ditargetkan sebelum Natal tahun ini.
Menurut Amir, tiga proyek pembangkit listrik non-BBM di wilayah Flores itu segera dioperasikan guna menghemat biaya operasional, serta mengurangi kerugian dari tahun ke tahun yang dialami PLN setempat.
