Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 20:00 WIB
Investor Tol Tunggu Jaminan Pembebasan Lahan
Wahyu Satriani Ari Wulan | Kamis, 5 Maret 2009 | 14:42 WIB
|
Share:

Kompas/Agus Susanto
Pembangunan Jalan Lingkar Tol Bogor, Jawa Barat, seksi 1 ruas Sentul Selatan-Kedung Halang terus di kerjakan, Sabtu (3/1). Salah satu kendala dalam pembangunan proyek adalah pembebasan lahan. Perkiraan dana pembebasan lahan Tol Bogor sepanjang 11 km adalah Rp 80 miliar, tetapi realitasnya Rp 240 miliar.

TERKAIT:

JAKARTA, KAMIS — Investor mengeluhkan kepastian pembebasan lahan empat proyek pembangunan jalan tol menyusul penjajakan minat investor yang digelar pemerintah pada Desember 2008.

"Para investor mengeluhkan soal kepastian pembebasan lahan proyek itu," kata Deputi Bidang Infrastruktur Menteri Perekonomian Bambang Susantono seusai Seminar Internasional Infrastruktur 2009 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (5/3).

Menanggapi hal itu, Bambang mengatakan, pemerintah berniat menjamin pembebasan lahan empat proyek pembangunan jalan tol tersebut.

Bambang menyebut, empat ruas tol itu antara lain Medan-Binjai sepanjang 15,8 kilometer, Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer, Tegineneng-Babatan sepanjang 50 kilometer, dan Pandaan-Malang sepanjang 37,62 kilometer.

Menurutnya, saat ini Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sedang menyusun rencana pembebasan lahan empat proyek tersebut. "Pemerintah akan menyiapkan satu atau dua proyek dari empat proyek tadi yang dianggap layak ditender tahun ini. Tidak bisa semua harus dipilah yang bankable dan komersial," ujarnya.

Empat proyek ini diperkirakan membutuhkan dana investasi mencapai Rp 7,4 triliun. Rinciannya, Medan-Binjai membutuhkan investasi Rp 1,093 triliun, Palembang Indralaya sebesar Rp 1,052 triliun,Tegineneng-Babatan sebesar Rp 2,726 triliun, dan Pandaan-Malang sebesar Rp 2,529 triliun.