Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 20:01 WIB
Penumpang Lion Air Akhirnya Pindah Pesawat
Suhartono | Sabtu, 7 Maret 2009 | 15:26 WIB
|
Share:

KOMPAS/ANDY RIZA HIDAYAT
Teknisi memperbaiki roda bagian depan pesawat Lion Air MD-80 yang sebelumnya tidak bisa keluar saat mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (24/2). Tidak ada korban tewas dalam insiden yang terjadi pada Senin malam ini. Pemeriksaan kelengkapan penerbangan pada pesawat bagian penting untuk mengutamakan keselamatan penumpang.

TERKAIT:

 

JAKARTA, SABTU — Para penumpang maskapai Penerbangan Lion Air, dengan nomor penerbangan GT 616 tujuan Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, yang harus menunggu tiga jam lebih atas keterlambatan pesawat itu, akhirnya diminta pindah pesawat dan ruang boarding lain.

Perpindahan pesawat itu dilakukan karena Duty Manager Lion Air Ronaldo telanjur menjanjikan pesawat tidak tertunda dan jika tertunda akan dipindah ke penerbangan lain.

Bunyi pengumumannya yang dilakukan petugas seperti ini, "Para penumpang pesawat GT 616 akan siap terbang menuju Pangkal Pinang, namun para penumpang diminta pindah ke ruang boarding dari A4 ke A6." Demikian pengumuman keberangkatan pada pukul 15.05.

Spontan para penumpang langsung berteriak, "Wuuuuuuuuuuu. Payah Lion Air!" demikian makian para penumpang. Jadi, sejak menunggu pukul 11.00, pesawat baru terbang dengan pesawat berbeda pada pukul 15.50. Beginilah kondisi maskapai penerbangan Indonesia. Tak usah heran jika sampai saat ini maskapai Indonesia masih dilarang terbang ke Eropa karena pelayanannya yang buruk.

Diduga, Lion Air menunda penerbangan karena jumlah penumpang menuju Pangkal Pinang masih sedikit sehingga harus ngetem menunggu penumpang lainnya.