Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 20:01 WIB
Lion Air Minta Maaf karena Penerbangan Tertunda
Suhartono | Sabtu, 7 Maret 2009 | 15:31 WIB
|
Share:

TRIBUN BATAM/NURUL IMAN
Petugas KNKT dan petugas dari maskapai Lion Air memeriksa pesawat Lion Air MD 90 Nomor penerbangan JT-972 di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (24/2). Pesawat ini mendarat darurat di bandara tersebut, Senin (23/2), beruntung tidak seorang penumpang pun cedera.

TERKAIT:

JAKARTA, SABTU — Maskapai Penerbangan Lion Air, Sabtu (7/3) siang, meminta maaf kepada para penumpang GT 616 tujuan Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, atas keterlambatan lebih dari tiga jam.

Tak hanya minta maaf, Duty Manager Lion Air Ronaldo, yang ditemui pers di ruang Duty Manager, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, juga menjanjikan pesawat baru akan terbang pada pukul 15.00.

Namun, Ronaldo membantah kalau keterlambatan karena cuaca buruk. Ia hanya mengatakan karena terjadi rotasi pesawat sehingga terjadi keterlambatan kedatangan. "Bukan yang dari Bengkulu, akan tetapi yang dari Jambi. Tunggu saja. Tidak ada lagi penundaan," kata Ronaldo berkali-kali meyakinkan penumpang dan minta maaf.

Penumpang kemudian menanyakan lagi mengapa petugas tadi menyatakan ada cuaca buruk dan penumpang harus menunggu dari Bengkulu? Ronaldo hanya menjawab, "Minta maaf, minta maaf, dan minta maaf."

Sebagaimana diberitakan, Lion Air kembali mengecewakan para penumpangnya. Pesawat Lion Air dengan tujuan Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, yang memiliki nomor penerbangan GT 616, menunda penerbangannya hingga lebih dari tiga jam.

Dari tiket pesawat yang sudah dipegang penumpang, GT 616 seharusnya terbang pukul 12.20. Penumpang sudah siap di ruangan boarding setengah jam sebelumnya. Namun, tak lama ada pengumuman bahwa pesawat ditunda selama 90 menit atau hingga pukul 14.00. Sekitar 15 menit kemudian, muncul lagi pengumuman bahwa pesawat akan terbang pukul 14.20 dan penumpang disiapkan makan siang nasi kotak.