MANCHESTER, KOMPAS.com — Petinju Inggris, Amir Khan, menunjukkan keperkasaan dengan menaklukkan petinju veteran Meksiko, Marco Antonio Barrera, dalam sebuah pertarungan yang berdarah, Sabtu (Minggu WIB) di Manchester.
Dokter menghentikan pertarungan pada ronde kelima, setelah kedua petinju berbenturan kepala pada ronde pertama. Benturan kepala ini membuat dahi Barrera terus mengeluarkan darah. Khan kemudian dinyatakan menang.
Khan merupakan petinju peraih medali perak Olimpiade Athena 2004. Ia merebut gelar juara dunia tinju kelas ringan. Khan merupakan petinju harapan Inggris untuk merebut gelar juara dunia meski ia sempat dipermalukan oleh Breidis Prescott yang memukul KO pada ronde pertama, September tahun lalu.
Cedera sobek pada wajah Barrera jelas merepotkan petinju asal Meksiko tersebut. Ia kesulitan untuk mengembangkan taktik menghadapi Khan yang memiliki jangkauan lebih panjang.
Khan yang kini ditangani pelatih kenamaan Freddie Roach tidak membiarkan Barrera mengembangkan irama permainannya.“Saya senang dengan gaya bertinju saya. Saya sama sekali tidak membuat kesalahan," kata Khan. "Saya telah menunjukkan kemampuan saya dan membungkam kritik yang selama ini saya terima."
Khan kini berharap akan menantang juara dunia kelas ringan WBA, Juan Manuel Marquez, dari Meksiko.
