Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 20:06 WIB
Soetrisno Bachir: Alam Harus Digauli
| Jumat, 27 Maret 2009 | 16:00 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Alam harus digauli, sebenarnya musibah jebolnya tanggul Danau Situ Gintung, Ciputat, Tangerang, bukan takdir dan masih dapat dicegah. Demikian dikatakan Soetrisno Bachir, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), saat melihat lokasi jebolnya tanggul Danau Situ Gintung, Jumat (27/3).

"Biasanya semua musibah dikatakan sudah takdir, dari sananya. Ini kan sebenarnya manajemen bagaimana mengelola alam. Mengelola air yg membludak bukan karena Tuhan," kata Soetrisno.

Menurut Soetrisno, pemerintah dan korban harus mengambil pelajaran dari bencana ini. "Korban sudah banyak, warga khususnya yang di pinggiran danau harus disadarkan," terang Soetrisno.

Menurutnya, warga harus diberi pelajaran bagaimana jika mereka dalam keadaan darurat. "Kalau dalam keadaan darurat seperti apa, artinya bagaimana mereka berlindung. Di luar negeri, kalau ada gempa, angin, di mana masyarakat sudah tahu bagaimana, dan di mana mereka berlindung," ujar Soetrisno.

Menurut Soetrisno, tugas menyadarkan warga adalah tanggung jawab dari pemda setempat karena rakyat perlu dibimbing dan diberi pengetahuan. "Kalau dibiarkan saja ya jadinya seperti ini dan kejadian ini bisa saja terulang lagi," kata Soetrisno.

Selain itu, Soetrisno juga menjelaskan, dalam bencana ini, PAN telah memberikan bantuan berupa posko, makanan siap makan, baju-baju, dan peralatan untuk memandikan jenazah. (C5-09)