TANGERANG, KOMPAS.com — Bantuan kepada korban tragedi Situ Gintung, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, terus berdatangan ke Posko di STIE Ahmad Dahlan, Ciputat.
Penangung jawab Posko Situ Gintung di STIE Ahmad Dahlan, Prof Dr Koesmawan, di Ciputat, Tangerang, Jumat (27/3), mengatakan, berbagai bantuan di antaranya berupa makanan dan air mineral terus mengalir.
Menurut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga membantu sebanyak 1.500 paket sembako yang akan dibagikan kepada para korban yang membutuhkan.
Sedangkan pembagian sembako itu di antaranya, 500 paket diserahkan kepada petugas di kantor Kecamatan Ciputat, 500 paket untuk posko di Universitas Muhammadiah Jakarta dan selebihnya di STIE Ahmad Dahlan.
Selain itu, bantuan air mineral juga berdatangan dari pihak swasta dan BUMN serta pengusaha pusat perbelanjaan.
Petugas posko juga menerima sejumlah alat untuk perlengkapan mandi, seperti sabun, sikat gigi, odol, maupun handuk.
Demikian pula bantuan dari pihak swasta berupa baju baru untuk anak-anak agar diserahkan kepada korban yang selamat.
Petugas juga menerima sumbangan dari BUMN berupa empat tabung gas oksigen ukuran kecil.
Menurut dia, pihaknya juga menerima ratusan nasi bungkus serta makanan ringan. Semua bantuan itu terus didata dan disalurkan kepada warga yang menjadi korban tragedi tersebut.
Tragedi Situ Gintung terjadi akibat jebolnya tanggul yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda karena tidak kuat menahan air pada areal situ seluas 21,4 hektar dan menyebabkan 45 warga meninggal dunia.
