KOMPAS.com - Beberapa warga yang tak terbiasa menghadapi hewan peliharaan ini berusaha menghindar saat seekor anjing yang kehilangan tuannya itu berkeliaran dan berusaha mengais-ngais sisa makan an di Posko Polda Metro Jaya yang didirikan di STIE Ahmad Dahlan, Ciputat, Tangerang. Posko ini merupakan bagian dari posko yang didirikan sebagai tanggap pemulihan bencana Situ Gintung.
Beberapa petugas maupun warga yang menikmati nasi bungkus membuang sisa makan an yang mereka lahap di sekitar posko. Seekor anjing yang tak bertuan tampak lapar dan mencoba mendapatkan makan an dari sisa makan an yang telah dibuang.
Anjing yang tak diketahui namanya ini adalah hewan peliharaan yang telah kehilangan tuannya yang menetap sekitar 100 meter dari STIE Ahmad Dahlan. Anjing dari jenis Labrador itu kini hidup sebatang kara setelah tuan dan rumah yang sempat ditempatinya lenyap ditelan amukan air yang berasal dari tanggul Situ Gintung di Kampung Poncol yang jebol Jumat (27/3).
Beberapa warga setempat menyebutkan anjing ini kini hidup tak terurus setelah majikannya yang dikenal sebagai pengusaha material bangunan tewas bersama 2 anaknya akibat tersapu banjir bandang. Toko material berikut rumah yang pernah didiami oleh anjing tersebut sudah tidak tampak lagi seusai bencana.
"Pemilik toko material dan keluarganya itu tertutup sehingga tak banyak orang mengenalnya," ujar seorang warga. Sementara istri pengusaha tersebut hingga kemarin belum diketahui nasibnya.
Anjing yang bertinggi badan lebih dari 40 sentimeter dan panjang 1 meter itu harus hidup telantar setelah kehilangan tuan dan rumah yang selama ini menjadi tempat berlindungnya. Seakan berusaha mendekatkan diri dengan setiap orang yang ditemuinya, anjing jantan berusia sekitar setengah tahun ini mencoba menghampiri satu per satu orang yang ditemui di posko di belakang gedung STIE Ahmad Dahlan kendati beberapa orang yang merasa takut menghindarinya.
Malam semakin larut, anjing yang dilapisi bulu berwarna hitam di sekitar badan dan coklat di sekitar kepala itu tampak terus menunjukkan sikap bersahabat meski tak setiap orang dapat menerimanya. Mungkin, anjing ini masih menaruh harapan dari orang lain akan belaian kasih yang pernah didapatkan dari tuannya. (SONORA FM 92/Liliek)

