Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 21:41 WIB
Dipikir Logistik Ternyata Mayat Bayi
Dian Pujayanti | Minggu, 29 Maret 2009 | 16:52 WIB
|
Share:

Dhoni Setiawan
Relawan gabungan mengevakuasi korban jebolnya tanggul Situ Gintung di kawasan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang, Banten, Sabtu (28/3).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sekitar pukul 15.00, posko tanggap darurat bencana air bah Situ Gintung di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tiba-tiba didatangi seseorang berbadan tegap.

"Kira-kira orang Brimob, ujug-ujug nganterin kantong plastik ke posko utama resimen mahasiswa UMJ," kata Hasan, anggota Taruna Siaga Bencana UMJ. Hasan mengira orang tersebut sesama relawan yang mengantarkan logistik ke posko.

Ia tak menyangka kalau kantong plastik warna hitam itu berisi mayat seorang bayi. Mayat tersebut ditemukan di aliran Sungai Pesanggarahan yang mengarah ke Bintaro.

"Kami pikir logistik ternyata mayat," ujarnya. Mayat bayi tersebut kemudian diperiksa tim forensik Fakultas Kedokteran UMJ.

Hasil pemeriksaan ditemukan ada kateter di perut bayi tersebut. kemungkinan bayi tersebut tengah sakit karena ada dua lubang yang ditanam di kateter yang berfungsi untuk pembuangan.

Tak lama ada keluarga yang menjemput mayat bayi yang diketahui sebagai Rifah Marhamah. Saat ini jenazahnya telah dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan.