Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 19:18 WIB
Wapres: Senin, Penampungan Sementara Harus Selesai
| Selasa, 31 Maret 2009 | 17:06 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Belasan keluarga yang rumahnya tersapu air akibat jebolnya tanggul Situ Gintung ditampung di gedung Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Tangerang, Minggu (29/3).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah mengunjungi Posko UMJ, Wakil Presiden Jusuf Kalla langsung melakukan rapat dengan Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri PU Djoko Kirmanto, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah serta dinas terkait. Hasil dari rapat tersebut adalah akan membuat penampungan sementara bagi para pengungsi korban jebolnya tanggul Situ Gintung di Wisma Kerta Mukti di samping Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

"Penampungan tersebut harus selesai Senin (6/4). Proses pemindahan itu akan dilakukan oleh Satkorlak pusat dan daerah," kata Jusuf Kalla di Sekolah Polisi Wanita, Jakarta, Selasa (31/3).

Selain itu, Wapres juga menerangkan, Situ Gintung akan tetap dibangun dan nantinya akan dibeton dan dibuat saluran lima meter untuk pembuangan ke Kali Pesanggrahan. "Pembangunan akan selesai Oktober dan biaya untuk pembangunan biaya situ sebesar Rp 200-Rp 300 miliar," katanya.

Untuk rumah yang rusak ringan akan diberikan bantuan sebesar Rp 5 juta dan rusak berat sebesar Rp 30 juta. Untuk ke depannya pembangunan rumah di sekitar Situ Gintung bisa dilakukan kembali, tetapi harus melihat tata letak. "Kalau pembangunan rumah itu menyalahi tata letak, ya tidak bisa dilakukan," tandas Wapres. (C5-09)