Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 21:53 WIB
Motif Pembunuhan Nasrudin Tak Hanya Asmara
Rita Ayuningtyas | Senin, 29 Juni 2009 | 16:27 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/ KRISTIANTO PURNOMO
Rani Juliani dikawal anggota polisi saat mendatangi Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/6). Rani Juliani adalah saksi kunci kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan Antasari Ashar.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Selama ini, motif yang beredar atas pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen adalah motif asmara. Namun, Kapolri mengindikasikan ada motif lain selain dugaan cinta segitiga antara Nasrudin dan istri ketiganya Rani Juliani, serta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Antasari Azhar.

"Ndak-ndak," ujar Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuari, ketika diminta penegasan tentang motif asmara, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/6). Lalu apakah motif lain pembunuhan itu? "Ada lah," lanjut Kapolri.

Dia tetap bersikukuh motif pembunuhan itu akan dibeberkan saat berkas perkara sudah P21 (siap dilimpahkan ke penuntutan di pengadilan). "Nanti ada penjelasan oleh Kabareskrim," tuturnya.

Sebelumnya, Nasrudin ditembak di kepala oleh sekelompok orang tak dikenal seusai bermain golf di kawasan Modernland, Tangerang. Muncul kabar, pembunuhan tersebut dipicu adanya kisah cinta segitiga antara Antasari-Nasrudin-Rani.