JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah Makan Soto Lamongan, Kedoya, Jakarta Barat habis terbakar Senin (13/7) subuh. Bangunan berlantai dua itu, selain digunakan sebagai tempat tinggal 40 pegawai beserta 10 pemilik rumah makan.
Selain membakar rumah makan, tempat tinggal, dan mobil mewah, kebakaran tersebut menewaskan tujuh orang pegawai. Mereka yang tewas berada dalam satu kamar tidur dan sedang dalam keadaan tertidur pulas. Sebagian dari pegawai yang tewas itu memiliki hubungan saudara. Sebut saja Suriah, Eny, dan Lili.
Ketiganya hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi akibat kebocoran gas itu. Suriah dan Lili merupakan kakak beradik, sedangkan Eny adalah sepupu mereka.
"Suriah dan Lili itu kakak beradik. Kalau Eny itu sepupunya," kata Tarno kepada wartawan di lokasi kejadian, Kedoya, Jakarta Barat, Senin (13/7).
Tarno sendiri juga harus kehilangan kakaknya, Gini (40), yang juga menjadi korban tewas dalam peristiwa itu. "Cuma Gini saja, kalau keluarga yang lain, masih," tuturnya.
