Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 14:44 WIB
Keluarga Korban Kebakaran Berharap Jenazah Tak Diotopsi
Mardanih | Senin, 13 Juli 2009 | 11:13 WIB
|
Share:

Rita Ayuningtyas
Rumah Makan Soto Lamongan di Jalan Kedoya Raya No. 11, Jakarta Barat, Senin (13/7). Kebakaran tersebut mengakibatkan 7 orang meninggal.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga korban tewas dalam musibah kebakaran di Rumah Makan Soto Lamongan, Kedoya, Jakarta Barat, Sutarno, meminta pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) tidak melakukan otopsi terhadap jenazah anggota keluarganya, Gini. Ia juga berharap dapat segera membawa pulang jenazah anggota keluarganya tersebut dari Rumah Sakit.

"Kita minta tidak diotopsi. Kalau bisa secepatnya kita bawa pulang," kata Sutarno, adik dari korban bernama Gini, di RSCM, Jakarta, Senin (13/7).

Hal serupa juga diminta oleh ibu Ina, saudara dari korban yang bernama Jumiati. Ia meminta agar otopsi tidak dilakukan kepada jenazah saudaranya itu. Selain itu ia juga berharap seluruh proses yang menyangkut musibah tersebut dapat segera selesai, agar jenazah saudaranya tersebut dapat segera dimakamkan.

Saat ini ketujuh jenazah masih berada di dalam ruang jenazah RSCM. Pihak keluarga korban yang datang ke RSCM hanya bisa menunggu di luar kamar jenazah. Jenazah tiba di RSCM sekitar pukul 9.20 WIB, dan langsung dibawa ke dalam ruang jenazah oleh para petugas RSCM.