JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang pengendara sepeda motor, yang tidak diketahui identitasnya, Senin (13/7) siang, tewas ditabrak sebuah bus transjakarta jurusan Harmoni-Kalideres di Jalan Hasyim Ashari, depan Gedung Pajak.
Musibah terjadi sekitar pukul 13.00. Salah seorang petugas kepolisian Polres Jakarta Pusat, Aiptu A Rahim, yang mengantarkan jenazah korban ke RSCM, mengatakan, korban langsung mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian sesaat setelah tertabrak bus transjakarta.
Ia juga menjelaskan, pada saat kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor merek Yamaha Vega dengan nomor polisi B 6748 KOQ, berada di jalur yang benar, tidak berada di jalur bus transjakarta. Namun, entah mengapa korban tiba-tiba menyerempet separator busway kemudian jatuh dan terpental ke jalur busway. "Tahu tahu ada busway (transjakarta), ya sudah langsung ketabrak," katanya di RSCM, Jakarta.
Identitas korban sendiri, menurutnya, hingga kini belum dapat diketahui. Hal ini disebabkan korban tidak mengantongi satu identitas pun. Adapun identitas dari sopir bus transjakarta tersebut diketahui bernama Maradut Sirumapea, warga Cilandak.
Jenazah korban sendiri saat ini sudah berada di kamar jenazah RSCM, dengan luka parah yang terdapat di bagian muka dan kepala. Sementara itu, kasus tersebut saat ini, diakui petugas A Rahim, tengah ditangani oleh pihak Polda Metro Jaya. "Soalnya busway (transjakarta) itu urusan Polda," katanya.


