Selasa, 14 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 14 Februari 2012 | 18:28 WIB
Buntut Bom, Belum Ada Pembatalan Tiket Wisatawan
Rosdianah Dewi | Sabtu, 18 Juli 2009 | 09:14 WIB
|
Share:

AP PHOTO/DITA ALANGKARA
Polisi memeriksa kerusakan setelah terjadi ledakan di Hotel JW Marriott di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7).

JAKARTA, KOMPAS.com — Sektor wisata diperkirakan akan mengalami dampak buruk akibat ledakan yang terjadi di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7). Untuk meminimalkan dampak ledakan terhadap kepariwisataan nasional, Departemen Budaya dan Pariwisata telah melakukan kerja sama secara intensif dengan pihak-pihak terkait dalam penanganan pasca-ledakan.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Sekjen PBB untuk kepariwisataan (UNWTO), Bapak Taleb Hasan, dan akan segera melakukan langkah-langkah pertama," ujar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dalam surat elektroniknya, Sabtu (18/7).

Ia juga telah menghubungi pemerintahan daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan. Khusus Bali, Gubernur Made Mangku Pastika telah menjamin kemanan obyek-obyek pariwisata yang ada di seluruh Bali.

Sampai saat ini, belum terlihat akan terjadi eksodus para wisatawan dari Bali dan Jakarta. Pembatalan tiket kedatangan juga belum menunjukkan angka yang berarti.

Lebih jauh, Jero Wacik menyesalkan terjadinya ledakan kemarin. Pasalnya, sektor pariwisata tengah mengalami pertumbuhan yang positif. Ia juga mengimbau agar masyarakat dan dinas pariwisata tetap tenang dan waspada.

"Kami telah menginstruksikan jajaran dinas kepariwistaan yang ada di semua daerah agar proaktif bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, terutama pihak keamanan," katanya.

Advertorial
»