JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu pejabat tinggi di PT Indosat, TP, dilaporkan istrinya, MM (39), ke Markas Besar Polri atas kasus kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan luka di beberapa bagian tubuh.
"Saya luka di leher, tangan, kepala, dan dahi," ucap MM di Mabes Polri Jakarta, Selasa (28/7). Dia datang bersama ibunya, Surana Nainggolan, serta didampingi kuasa hukumnya, Renata Sihombing.
Renata menjelaskan, kekerasan yang dialami oleh kliennya sudah berulang kali terjadi dan puncaknya pada hari Senin (27/7) pukul 11.30 kemarin, di kediamannya di daerah Tebet, Jakarta Selatan. "Korban dipukuli, diinjak-injak oleh suaminya di depan orangtua korban. Orangtuanya juga dimaki-maki ketika hendak menyelamatkan korban," ucap dia.
Ia menjelaskan, masalah rumah tangga tersebut mengakibatkan adanya perebutan antara kliennya dengan suami terhadap ketiga anak mereka. "Sudah 10 hari ketiga anaknya dibawa paksa suaminya," kata Renata.
Saat kejadian, jelas dia, di TKP juga ada satu orang yang mengaku anggota Brimob bernama Briptu Sarlan yang merupakan orang suruhan suami korban. "Dia ada saat pemukulan tapi diam saja. Dia sudah ada beberapa hari di rumah klien saya dan mengaku disuruh menjaga keamanan," tegasnya.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Mabes Polri.
