Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 15:56 WIB
Lagi, Beasiswa Rp100 Juta Mengalir bagi Korban Situ Gintung
Latief | Selasa, 11 Agustus 2009 | 18:49 WIB
|
Share:

DHONI SETIAWAN/KOMPAS.COM
Ilustrasi: Pasca kejadian, ribuan orang dari berbagai penjuru tempat terus berdatangan melihat langsung bencana Situ Gintung, Ciputat, Tangerang, Banten, Minggu (29/3/2009).

TERKAIT:

TANGERANG, KOMPAS.com - Bantuan pendidikan bagi anak-anak korban tragedi Situ Gintung masih terus mengalir. Kali ini, 18 siswa SD dan SMP dari daerah tersebut memeroleh bantuan berupa beasiswa sebesar Rp 100 juta.

Bantuan dari Alstom Corporate Foundation yang disalurkan melalui Sampoerna Foundation (SF) tersebut diberikan langsung kepada 18 siswa di SMP Muhammadiyah 17, Ciputat Timur, Tangerang, Selasa (11/8).

"Sebetulnya kami lebih banyak ke isu-isu lingkungan, namun karena bencana Situ Gintung juga didengar di dunia internasional, proposal bantuan yang kami ajukan ke pusat langsung disetujui," ujar Eko Sulianto, Business Development Director PT Alstom Power Energy Systems Indonesia.

Bantuan beasiswa senilai 100 juta rupiah itu meliputi biaya sekolah, buku, seragam, serta tunggakan-tunggakan biaya pendidikan yang selama ini menjadi masalah anak-anak itu. Dua siswa beruntung yang memeroleh bantuan ini adalah kakak beradik Reza Hidayat dan Dimas Satria. Keduanya sama-sama bersekolah di SD Muhammadiyah 17.

"Yang selamat waktu itu cuma Tv dan CD, semua buku pelajaran dan seragam sudah tidak tahu ke mana, bapak bingung," kata Dimas, sang adik yang duduk di bangku kelas dua.

"Rumah bapak hancur, sekarang kita tinggal di Mabad 21. Waktu sehabis kejadian, bantuan buku dan seragam banyak yang kasih, tapi uang bayaran tidak," ujar sang kakak, Reza, polos.