Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:15 WIB
Digrebek, Dikira Teroris Ternyata Anak Band
Benny N. Joewono | Rabu, 19 Agustus 2009 | 10:05 WIB
|
Share:

Ilustrasi

BEKASI, KOMPAS.com — Aparat kepolisian Kota Bekasi menggerebek sebuah rumah di Vila Indah Permai Blok D8 No1 RT 4 RW 3, Teluk Pucung, Bekasi Utara, yang dihuni enam pemuda pada Selasa (18/8) pukul 24.00.

Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Mas Guntur Laupe di Bekasi, Rabu, membenarkan adanya penggerebekan oleh aparat Polsek Bekasi Utara, dipimpin Kapolsek bersama jajarannya. Dari enam orang yang menghuni rumah tersebut, ternyata semuanya pemain band asal Temanggung, Jawa Tengah.

Penggerebekan dilakukan atas laporan masyarakat yang menyebut enam penghuni baru telah tinggal di rumah tersebut selama hampir sepekan dan tidak melaporkan keberadaan mereka kepada RT setempat.

Kapolres menyatakan, dalam penggerebekan di tempat kontrakan tidak ditemukan indikasi yang mencurigakan terhadap keenam penghuni rumah tersebut.

Aparat hanya menemukan peralatan berupa gitar, komputer yang ada program musiknya, serta sembilan botol minuman keras bermerek Civas Regal warna merah dan Mansion House.

Keenam orang yang digerebek tersebut berpenampilan layaknya anak band. Sebagian ada yang memakai anting dan rambutnya dicat. Usia mereka rata-rata sekitar 20 tahun.

Dari pengakuan keenam pendatang tersebut, mereka datang ke Bekasi untuk mengikuti audisi band pada Oktober, dan sebelumnya mempersiapkan diri terlebih dahulu.

Kapolres menegaskan, aparat menanyakan asal-usul tujuan ke Bekasi dan tidak adanya laporan kepada ketua RT setempat.

Keenam warga Temanggung tersebut tidak ditahan, tetapi diwajibkan melapor kepada aparat Polsek Bekasi Utara, sedangkan kartu identitas mereka sementara diamankan.

Kegiatan operasi yang berlangsung selama 30 menit itu juga dihadiri aparat RT setempat. Ketika digerebek, keenam pelaku diminta merapat ke dinding untuk diperiksa.

Sumber :
ANT