Rosdianah Dewi | Rabu, 19 Agustus 2009 | 18:17 WIB
|
Share:
Rosdianah Dewi
DPO pertama adalah Syaifudin bin Djaelani Irsyad alias Ustad Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh. Ciri-ciri pria bersuku Jawa tersebut adalah tinggi badan 165 cm, bentuk kepala bulat, bentuk alis sedang, warna mata, bentuk bibir tebal. Terdapat ciri khusus yaitu kantung mata berwarna hitam. Alamat terakhir pria tersebut di Perum Telaga Kahuripan, Parung, Bogor, Jawa Barat. Syaifudin Zuhri, berperan sebagai perekrut pengebom bunuh diri.
Rosdianah Dewi
Mohamad Syahrir alias Aing, pria kelahiran Jakarta 25 Juli 1968 ini bersuku bangsa Sunda. Mohammad Syahrir mempunyai ciri fisik tinggi badan 165 cm, bentuk kepala bulat, warna mata hitam, bentuk alis tipis, bentuk bibir tipis. Pria tersebut tidak mempunyai ciri khusus. Mohamad Syahrir memiliki paspor dengan no. A. 167383, nomor paspor tersebut masih berlaku. Pria tersebut memiliki dua alamat terakhir di Komplek Garuda Blok C1 No. 6 Rt. 06/16 Kp. Melayu Teluk Naga, Tangerang Banten. Alamat ke dua di Jl. Giring-giring II/04. Rt. 09/10 Sukmajaya. Depok Jakarta, Barat.
Rosdianah Dewi
Bagus Budi Pranoto alias Urwah. Pria kelahiran Kudus, 2 November 1978 bersuku Jawa. Urwah memiliki ciri fisik tinggi badan lebih dari 160 cm, bentuk kepala lonjong, warna mata hitam, bentuk alis tebal bentuk bibir tebal. Ciri-ciri khusus pria tersebut, memiliki tahi lalat di bawah bibir sebelah kiri dan memiliki noktah pada pelipis sebelah kiri.
Rosdianah Dewi
Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro, alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin. Pria tersebut memiliki dua tanggal lahir, yaitu Tegal, 22 Januari 1973 dan Kendal, 20 Maret 1973. Ario Sudarso memiliki ciri fisik, tinggi badan lebih dari 165 cm, bentuk kepala lonjong, warna mata hitam, bentuk alis tebal, bentuk bibir tebal. Ciri khusus pada pria tersebut adalah memakai kacamata.
JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga Rabu (19/8) petang ini, polisi masih tetap bungkam soal peran masing-masing dari empat orang yang dinyatakan buron terkait kasus peledakan bom JW Marriott dan Ritz-Carlton.
"Yang sudah jelas Syaifudin Zuhri bin Djaelani Irsyad, dia sebagai perekrut pelaku bom bunuh diri. Yang lain masih dalam penyelidikan. Nanti dikabarkan lagi," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna, di Mabes Polri.
Hal senada juga diungkapkan wakilnya, Brigjen (Pol) Sulistyo Ishak. "Masih diselidiki, nanti kita kabari," katanya.
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji juga mengatakan peran masing-masing buronan tersebut belum jelas. Ketiganya belum diperiksa pihak Mabes Polri.
"Keterlibatannya macam-macam. Ada yang kurirnya, ada yang macam-macam," tandasnya.
Seperti diberitakan, hari ini Mabes Polri mengumumkan empat nama orang yang dicari polisi karena diduga terlibat peledakan bom di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott pada 17 Juli lalu.
Mereka adalah Syaifudin bin Djaelani Irsyad alias Ustad Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh. Mohamad Syahrir alias Aing, Bagus Budi Pranoto alias Urwah. dan Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro, alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin.