Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 16:50 WIB
Awas, Pemprov DKI Gelar Operasi Yustisi Pascalebaran
Mardanih | Minggu, 13 September 2009 | 12:22 WIB
|
Share:

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Ilustrasi kemacetan saat mudik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menangkal datangnya penduduk gelap pascalebaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berniat mengelar operasi yustisi dua pekan pascahari raya Idul Fitri. "Dua minggu setelah lebaran (operasi yustisi)," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjawab pertanyaan pers terkait waktu pelaksanaan operasi yustisi, Minggu (13/9) di Jakarta.

Fauzi yang biasa dipanggil Foke juga mengimbau agar para pemudik yang merayakan lebaran di kampung halaman, tidak gampang membawa sanak saudaranya saat kembali ke Jakarta. "Silahkan kembali ke kampung masing-masing dan kalau kembali ke Jakarta jangan terlalu gampang membawa sanak saudara, jangan sampai nanti menjadi korban penertiban," ujarnya.

Meski demikian, Foke mengaku tidak melarang jika para pemudik mau membawa sanak keluarganya ke Jakarta. Namun, mereka harus memenuhi syarat-syarat yang diajukkan oleh Pemprov DKI terhadap para pendatang baru di Jakarta. "Kalau tidak kita pasti akan tindak tegas," katanya.