JAKARTA, KOMPAS.com — Posko keamanan dan kesehatan pada Minggu (13/9) ini mulai beroperasi di Terminal Kampung Rambutan. Posko-posko tersebut secara khusus disiapkan untuk melayani penumpang bus pada arus mudik Lebaran.
"Persiapan-persiapan secara fisik, seperti bangunan dan perlengkapan, sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari. Namun, untuk personelnya baru aktif beroperasi sejak hari ini," kata Kepala Regu Dinas Perhubungan (Dishub) Terminal Kampung Rambutan kepada Kompas.com, Minggu (13/9).
Untuk pengadaan posko-posko tersebut, pengelola Terminal Kampung Rambutan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Untuk posko keamanan, misalnya, dilibatkan sejumlah aparat dari Jasa Marga, TNI, Pramuka, hingga Pokdar.
Adapun di posko kesehatan, para penumpang akan mendapatkan pelayanan dari Suku Dinas Kesehatan Pemda DKI Jakarta dan tim medis dari Puskesmas Kecamatan Ciracas. "Pengalaman tahun lalu, banyak penumpang yang sakit ataupun mengalami kelelahan. Posko ini juga disiapkan kalau-kalau ada korban-korban kejahatan, seperti bius dan hipnotis," ujarnya.
Dari pantauan Kompas.com, situasi di kedua posko tersebut masih sepi. Belum ada aktivitas pelayanan terhadap para penumpang. Demikian juga dengan peningkatan arus mudik, hingga H-8 ini, situasi di Terminal Kampung Rambutan masih terbilang normal. Belum ada indikasi yang menunjukkan membludaknya jumlah penumpang.
Hal ini diamini oleh Ahmad Haris, salah seorang pekerja pada Perusahaan Otobus (PO) Handoyo. Ia mengatakan, hingga hari ini belum ada peningkatan jumlah penumpang dan pemberangkatan para pemudik. "Masih normal saja kayak hari biasa. Dari kemarin-kemarin, setiap harinya cuma ada tiga kali pemberangkatan," ujarnya.