
JAKARTA,KOMPAS.com - Memasuki H-8 Lebaran, situasi arus mudik di Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Pulogadung belum memperlihatkan adanya peningkatan yang signifikan.
"Kondisinya pada H-8 ini masih normal. Peningkatan hanya terjadi pada rute jurusan Madura yang naik sekitar 10 persen," kata Kepala Terminal Pulogadung Pardjiman kepada Kompas.com, Minggu ( 13/9 ).
Ia memprediksikan puncak arus mudik di terminal Pulogadung akan terjadi pada H-3 Lebaran. "Kalau tahun lalu puncaknya sudah terjadi pada H-4. Melihat situasi sekarang yang belum juga meningkat, kemungkinan puncaknya jatuh pada H-3," terangnya.
Pardjiman memaparkan, pada tahun lalu jumlah penumpang arus mudik di terminal tersebut mencapai 14.094 penumpang dengan jumlah bus 352 armada. Untuk tahun ini, ia memperkirakan tidak akan terjadi peningkatan penumpang yang signifikan. "Kisarannya masih pada angka 14.000-an. Kalaupun naik paling besar hanya 5-10 persen," ungkapnya.
Dari pantauan, situasi di Terminal Pulogadung memang dipenuhi oleh banyak bus. Namun demikian, masih banyak dari antara bus-bus tersebut yang tidak beroperasi. Hanya disiagakan terparkir diareal terminal.
Mengenai kesiapan armada, dituturkan Pardjiman, Terminal Pulogadung sudah menyiapkan sebanyak 200 bus dari 92 Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di terminal tersebut. "Rutenya akan melayani sebanyak 41 trayek hingga ke luar pulau Jawa," ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, ia mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menyiapkan sejumlah bus cadangan. Sebanyak 481 bus akan disiagakan, yang terdiri dari bus pariwisata dan bus dalam kota. "Bus pariwisata akan difungsikan melayani rute jarak jauh. Sedangkan bus dalam kota untuk rute jarak dekat. Mekanismenya akan diatur lebih lanjut dengan Dishub," imbuhnya.