Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 17:17 WIB
Hirup Asap Knalpot, Maya dan Nurliawati Pingsan
IGN sawabi | Sabtu, 19 September 2009 | 08:13 WIB
|
Share:

KOMPAS.COM/BASTIAN
Ilustrasi

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Dua pemudik pingsan akibat menghirup asap kendaraan bermotor di kapal feri yang hendak bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Sabtu pagi.
    
Dua pemudik itu bernama Maya (20) tujuan Bandarlampung dan Nurliawati (20) tujuan Lampung Timur. Mereka kini menjalani perawatan di posko gabungan Kantor Kesehatan Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan puskesmas Lampung Selatan di Pelabuhan Bakauheni.
    
Maya penumpang bus Putra Remaja, sedang Nurliawati pemudik sepeda motor diduga pingsan akibat menghirup asap kendaraan di kapal feri. Kendaraan terutama roda empat dan bus di atas kapal feri banyak yang tidak mematikan mesinnya sehingga asap yang keluar dari kendaraan tersebut menggangu kenyamanan dan kesehatan penumpang.
    
Sementara itu, di posko kesehatan tersebut hingga H-2 jumlah pasien yang dirawat sebanyak 46 orang. "Dua di antaranya dirujuk ke rumah sakit di Kalianda dan Puskesms Bakauheni," kata dr Johansyah.
    
Pasien yang dirujuk itu ke RS Kalianda yakni Sartimin (70) yang menderita sakit stroke dan Ita dirujuk ke Puskesmas Bakauheni karena hamil. Ia menyebutkan, umumnya pemudik yang dirawat di posko kesehatan ini menderita sakit ispa (infeksi saluran pernapasan), hipertensi, mabuk perjalanan, keracunan, cidera ringan dan berat.
    
Arus mudik yang tiba di pelabuhan penyeberangan Bakauheni dari Merak hingga Sabtu pagi mulai berkurang bila dibandingkan pada Jumat (18/9) malam hingga Sabtu dini hari. Pemudik tidak lagi memenuhi areal pemberangkatan bus maupun travel di Pelabuhan Bakauheni menuju Terminal Rajabas Bandarlampung maupun temapt tujuan lainnya.  

Sumber :
ANT