JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki H-1, pemudik mulai berkurang di terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Hingga Sabtu (19/9) sore, baru sebanyak 3.656 orang pemudik, jumlah tersebut jauh berkurang dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 5.060 orang. Jumlah bus yang diberangkatkan juga hanya 122 bus, berkurang 30 bus dibanding hari sebelumnya.
Menurut Kepala Terminal Lebak Bulus, Endi Lastion, hal tersebut disebabkan arus mudik telah mencapai puncaknya. Puncak arus mudik di terminal Lebak Bulus pada 17 September, dengan jumlah penumpang sebanyak 17.495 orang pemudik. "Sudah berkurang, kan puncaknya sudah lewat," ujarnya di terminal Lebak Bulus.
Ia mengatakan kebanyakan pemudik hari ini menuju daerah Jawa Barat, seperti Tasikmalaya, Garut dan Kuningan.
Lebih jauh, Endi mengatakan, karena puncak arus mudik telah terlewati, pihaknya kini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi arus balik. "Setelah H+2 kita bersiap untuk arus balik," ujarnya.
Pantauan Kompas.com, meski tidak seramai sehari sebelumnyam ruang tunggu di terminal Lebak Bulus masih dipadati pemudik. Namun para pemudik tetap mendapatkan kursi masing-masing. Hal tersebut berbeda dengan sehari sebelumnya. Ruang tunggu dan tenda dipadati para pemudik, bahkan tak sedikit dari mereka yang duduk di lantai terminal karena tidak mendapatkan tempat duduk. Sementara itu, loket-loket tiket agen bus yang biasanya padati dengan antrean pada pemudik, kini tampak lengang.

