KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Tahun Ini Sudah Delapan Kali Kebakaran Landa Penjaringan
Senin, 28 September 2009 | 12:13 WIB
KOMPAS.com/ KRISTIANTO PURNOMO
Kebakaran melanda kawasan Tanah Merah, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (27/9). Sedikitnya 1.158 rumah hangus terbakar akibat peristiwa ini.
TERKAIT:

JAKARTA,KOMPAS.com - Saking padatnya pemukiman di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, selama satu tahun 2009 ini saja sudah delapan kali melanda daerah tersebut. Kebakaran yang terjadi Minggu (27/9) kemarin, merupakan yang terbesar.

"Untuk tahun ini sudah yang kedelapan kalinya. Sejak saya menjabat Lurah selama delapan bulan ini ya sudah delapan kali kebakaran," kata Lurah Penjaringan, Ali Mudasir saat ditemui Kompas.com, Senin ( 28/9 ).

Jika dirata-rata, kata Mudasir, bisa setiap bulannya ada satu kali kebakaran di daerahnya. "Tapi itu relatif. Ada yang kebakaran besar, ada yang cuma kebakaran kecil saja," tambahnya.

Daerah padat penduduk dan pemukiman seperti di Penjaringan memang sangat rawan terhadap bahaya kebakaran. Terutama sepanjang musim kemarau ketika angin bertiup kencang, berpotensi untuk mempercepat penyebaran api ke daerah-daerah di sekitarnya. Meski demikian, Ali menuturkan, belum ada rencana penataan ulang terhadap kawasan tersebut.

"Sekarang ya belumlah. Itu perlu proses panjang. Sekarang kita fokus dulu untuk penanganan korban," ujarnya.

Sedianya, pada siang ini Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono akan meninjau langsung lokasi kebakaran. Akibat kebakaran hebat itu, terhitung 1.158 rumah hangus terbakar. Akibatnya, tak kurang dari 5.761 warga dari 1.446 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Penulis: C11-09   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.