Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 09:57 WIB
107 Kecelakaan Terjadi di DIY Selama Lebaran
Defri Werdiono | Senin, 28 September 2009 | 21:49 WIB
|
Share:

KOMPAS/MUKHAMAD KURNIAWAN
ilustrasi kecelakaan lalu lintas

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Angka kecelakaan lalu lintas di DIY selama 14 hari masa Lebaran atau terhitung sejak tanggal 13-27 September mencapai 107 kasus. Dari jumlah tersebut, 17 korban meninggal dunia, 21 luka berat, dan 145 luka ringan, dengan kerugian materi Rp 126,6 juta.

Jumlah kasus ini sedikit lebih rendah dibanding tahun lalu. Pada masa Lebaran 2008 terjadi 108 kasus kecelakaan, dengan jumlah korban tewas 19 orang, 50 luka berat, dan 67 luka ringan. Kerugian materi saat itu mencapai Rp 134,37 juta.

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah DIY Komisaris Besar Muhamad Ikhsan, Senin (28/9), mengemukakan pihaknya akan segera mengevaluasi masalah ini. Meski angka kecelakaan menurun, menurut Ikhsan penurunannya tidak signifikan karena hanya satu angka. Begitu pula korban jiwa turun dua orang dari 19 menjadi 17 orang.

Apakah kecelakaan yang terjadi akibat faktor manusia atau masalah lainnya. Pengetahuan mereka berlalu lintas apa masih kurang, apa mereka tidak disiplin, itu semua akan kami evaluasi, ujarnya sebelum memimpin rapat Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Jalan Tentara Pelajar Yogyakarta.

Kasus kecelakaan yang cukup menonjol selama dua pekan terakhir antara lain menewaskan ibu dan anak yang hendak tarawih di Kulon Progo oleh bus malam pada 19 September dan sebuah mobil ambulans pembawa jenazah yang menabrak truk pengangkut elpiji di Jalan Lingkar Selatan, Bantul, pada 20 September.

Menurut Ikhsan sejumlah upaya sebenarnya telah dilakukan untuk meminimalisir angka kecelakaan, mulai dari gelar operasi yang melibatkan cukup banyak personel hingga penambahan rambu-rambu yang mudah dipahami masyarakat seperti gambar tengkorak di jalur rawan.