
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak delapan orang korban yang mengalami luka bakar akibat ledakan balon gas dalam pembuatan iklan salah satu provider telepon seluler, Minggu (4/10), menjalani rawat inap karena luka bakar yang dialaminya cukup parah.
Kepala Bedah Tulang Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo, dr Eko PAW, SpOT, mengatakan, korban yang menjalani rawat inap mengalami tingkat luka bakar pada grade 2-3.
"Yang delapan orang parah, luka bakarnya grade 2-3 atau lebih dari 20 persen yang terbakar," kata Eko kepada wartawan, di RS TNI AL Mintohardjo, Minggu.
Luka bakar pada grade 2-3 tersebut, kata Eko, kulit korban sudah menghitam dan mengelupas karena sudah mencapai lapisan terdalam dari kulit. Untuk segera menangani korban, pihak rumah sakit mengerahkan dokter bedah umum, bedah tulang, dan bedah plastik.
"Sudah secepatnya ditangani. Pemeriksaan masih terus dilakukan. Keputusan operasi atau bagaimana, diputuskan nanti," kata Eko.
Sebagian besar korban mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, dan tubuh.