Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 10:33 WIB
Korban Paling Parah Alami Luka Bakar 20 Persen
Inggried Dwi Wedhaswary | Minggu, 4 Oktober 2009 | 13:20 WIB
|
Share:

Persdanetwork/Bian Harnansa
Belasan korban ledakan balon gas untuk syuting iklan salah satu provider telepon seluler meledak. Kini korban ditangani serius di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta. Minggu (4/10) Mereka menderita luka bakar di sekujur tubuh dengan besaran variatif. Sedangkan korban lainnya dibawa ke RSAL Mintohardjo

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak delapan orang korban yang mengalami luka bakar akibat ledakan balon gas dalam pembuatan iklan salah satu provider telepon seluler, Minggu (4/10), menjalani rawat inap karena luka bakar yang dialaminya cukup parah.

Kepala Bedah Tulang Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo, dr Eko PAW, SpOT, mengatakan, korban yang menjalani rawat inap mengalami tingkat luka bakar pada grade 2-3.

"Yang delapan orang parah, luka bakarnya grade 2-3 atau lebih dari 20 persen yang terbakar," kata Eko kepada wartawan, di RS TNI AL Mintohardjo, Minggu.

Luka bakar pada grade 2-3 tersebut, kata Eko, kulit korban sudah menghitam dan mengelupas karena sudah mencapai lapisan terdalam dari kulit. Untuk segera menangani korban, pihak rumah sakit mengerahkan dokter bedah umum, bedah tulang, dan bedah plastik.

"Sudah secepatnya ditangani. Pemeriksaan masih terus dilakukan. Keputusan operasi atau bagaimana, diputuskan nanti," kata Eko.

Sebagian besar korban mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, dan tubuh.