Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 02:36 WIB
Biaya Perawatan Korban Ditanggung Rumah Produksi
Icha | Minggu, 4 Oktober 2009 | 13:46 WIB
|
Share:

Persdanetwork/Bian Harnansa
Belasan korban ledakan balon gas untuk syuting iklan salah satu provider telepon seluler meledak. Kini korban ditangani serius di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta. Minggu (4/10) Mereka menderita luka bakar di sekujur tubuh dengan besaran variatif. Sedangkan korban lainnya dibawa ke RSAL Mintohardjo

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Semua biaya perawatan korban ledakan balon gas raksasa di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (4/10), akan ditanggung rumah produksi. Jumlah korban seluruhnya tercatat 49 orang. Sebanyak 28 orang dirawat di RS AL Mintohardjo dan 21 lainnya di RS Pusat Pertamina.

"Biaya ditanggung PH (production house). Bukan cuma perawatan, tapi ya semuanya," ujar Farma, orangtua salah seorang korban di RSPP.

Di RSPP sendiri, dari 21 orang yang dirawat, 14 orang sudah diperbolehkan pulang, sedangkan 7 orang harus menjalani rawat inap.

Seperti diberitakan, sebuah balon raksasa berdiameter lebih dari tiga meter meledak saat pengambilan gambar untuk iklan komersial Telkomsel. Produksi iklan ini melibatkan sekitar 300 orang figuran dan 10 orang pemeran utama dari sejumlah agency.