Rosdianah Dewi | made |
Jumat, 9 Oktober 2009 | 21:17 WIB
|
Share:
KOMPAS/SARI FEBRIANIE
Rumah kos dua lantai yang digerebek Tim Densus 88 di Jl Semanggi II, RT 2/3, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (9/10)tampak ramai oleh polisi. Dua teroris dilaporkan tewas dalam penggerebekan ini.
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Aparat masih melakukan penyidikan lokasi penyergapan teroris di sebuah rumah di Jalan Semanggi II RT 2 RW 3, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (9/10). Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polri, namun dua tersangka teroris yakni Mohamad Syahrir dan Syaifudin Zuhri alias Ustadz Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh diduga tewas dalam penyergapan yang dilakukan oleh aparat Densus 88 siang tadi.
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Aparat membawa kantong jenazah yang diduga teroris usai penggerebegan di Jalan Semanggi II RT 2 RW 3 , Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (9/10). Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polri, namun dua teroris yakni Mohamad Syahrir dan Syaifudin Zuhri alias Ustadz Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh diduga tewas dalam penyergapan yang dilakukan oleh aparat Densus 88 siang tadi.
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Polisi antiteror berjaga di sekitar lokasi penyergapan teroris di Jalan Semanggi II RT 2 RW 3, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (9/10). Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polri, namun dua teroris yakni Mohamad Syahrir dan Syaifudin Zuhri alias Ustadz Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh diduga tewas dalam penyergapan yang dilakukan oleh polisi antiteror siang tadi.
TANGERANG, KOMPAS.com — Pihak kepolisian baru akan mengadakan olah tempat kejadian perkara (TKP) rumah kos yang diduga sebagai tempat persembunyian teroris, Sabtu (10/10). "Besok direncanakan olah TKP yang akan dilakukan tim Puslabfor Mabes Polri," ujar Kapolsek Ciputat AKP Ngisa Angsori, di Ciputat, Jumat (9/10).
Meski demikian, kata dia, sebanyak 10 personel dari Polsek Ciputat dan 15 personel dari Polres Jakarta Selatan akan mengamankan lokasi kejadian. Pasalnya, pihak kepolisian mengkhawatirkan masih terdapat bahan peledak di nomor 15 tersebut. "Selain itu, masih banyak juga dokumen di kamar itu dan milik penghuni kos lainnya," kata Ngisa.
Seperti yang diberitakan, siang tadi Tim Densus 88 melakukan penggerebekan pada sebuah rumah kos di Jalan Semanggi II, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sebanyak dua orang tewas pada penggerebekan tersebut. Keduanya diduga sebagai Syaifudin Zuhri dan M Syahrir. Keduanya adalah buronan dalam kasus peledakan Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton beberapa waktu yang lalu.