TANGERANG, KOMPAS.com — Seorang penghuni kamar kontrakan nomor 14, Usep Muzani, mengatakan, salah satu pelaku yang tewas ditembak Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri berperawakan gemuk dan mirip teroris Mohammad Syahrir yang dicari polisi.
"Satu orang ditembak badannya agak gempal, kalau menurut saya, mukanya lebih mirip Syahrir," kata Usep, penghuni kamar nomor 14 yang bersebelahan dengan dua pelaku yang ditembak Tim Densus 88 Antiteror, di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Sabtu (10/10).
Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror menyergap sebuah rumah kos dan menembak mati dua orang yang diduga kuat pelaku teror, Syaifudin Zuhri bin Djaelani alias Udin alias Soleh dan Mohammad Syahrir alias Aing.
Penyergapan dua orang yang diduga teroris tersebut dilakukan pada hari Jumat (9/10) pukul 11.15 di sebuah rumah kos kamar nomor 15, di Jalan Semanggi II RT 02 RW 03, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Usep mengungkapkan, penghuni yang disergap polisi tersebut tidak berinteraksi dengan para penghuni kontrakan lain, tetapi terlihat ramah dan pendiam, bahkan pintu kamar jarang terbuka.


