BOGOR, KOMPAS.com — Seorang perempuan pegawai perternakan ayam, Fransiska Maryati (41), ditemukan tewas dengan tangan diikat, di kebun singkong di Kampung Duren Gede RT 3 RW 2, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jumat (16/10) sekitar pukul 11.00. Tas dan motor korban hilang.
Kepala Polsek Cijeruk Ajun Komisaris Sindu Aditiyawarman, yang wilayah kerjanya meliputi Kecamatan Cigombong, mengatakan, korban adalah karyawan peternakan ayam PT Hijau Farm, yang lokasinya di perbatasan Cijeruk-Cigombong. "Lokasi kebon singkong di mana jasad korban ditemukan ada di pinggir jalan kampung yang sepi. Dari lokasi itu ke peternakan ayam sekitar 2,5 kilometer dan jalan ke peternakan menanjak karena peternakan di gunung," katanya.
Jasad korban yang tiba di Bagian Forensik RS PMI Bogor di Kota Bogor sekitar pukul 15.30 akan segera diotopsi. Selain ditemukan dengan kedua tangan diikat, wajah dan kepala korban luka memar-memar bekas pukulan. Berdasarkan keterangan pihak peternakan, korban meninggalkan peternakan Kamis lalu sekitar pukul 17.30, hendak pulang ke mes kontrakan perusahaan yang masih di Desa Tugu Jaya.
Saat meningalkan pertenakan, korban mengendarai motor Honda Revo dan membawa tas. Sampai saat ini motor dan tas korban belum ditemukan. "Kami menduga, warga Cibinong ini dibunuh pelaku yang merampoknya," kata Aditiyawarman.


