TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai pekan depan akan mencairkan dana kemanusiaan senilai Rp4,9 miliar kepada 614 korban bencana Situ Gintung, Ciputat. Pencairan dana akan dilakukan secara bertahap melalui rekening Bank Jabar milik masing-masing warga tersebut.
Kepastian pencairan dana itu dikatakan Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang Selatan, Ahadi kepada Kompas, Selasa (20/10). Sebelumnya, Minggu (18/10), Pemerintah Kota Tangerang Selatan bertemu dengan warga korban Situ Gintung, Polsek Ciputat, Forum Komunikasi Korban Situ Gintung, dan Koramil. Dalam pertemuan ini ditetapkan jumlah korban sebanyak 614 orang.
"Diperkirakan, bulan November semua dana bantuan kemanusiaan tersebut sudah tersalurkan kepada masyarakat," kata Ahadi.
Ahadi yang juga Wakil Ketua Penanggungjawab Penanggulangan Bencana Situ Gintung mengatakan, karena penyaluran dana dilakukan melalui Bank Jabar, makanya warga harus memiliki rekening bank tersebut.
"Pencairan uang melalui bank bisa lebih cepat dan langsung diterima warga. Selain itu, lebih aman," ujar Ahadi.
Mengenai besaran dana yang akan diterima warga, kata Ahadi, akan disesuaikan dengan tingkat kerugian yang dialami setiap keluarga korban.
Rp4,9 miliar
Ahadi menjelaskan, awalnya jumlah keseluruhan dana bantuan kemanusiaan untuk korban Situ Gintung sebesar Rp6,7 miliar. Dana tersebut terdiri dari Rp5,2 miliar bantuan langsung dari masyarakat. Sementara, dana Rp1,5 miliar merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Dari jumlah dana tersebut, papar Asda I, jumlah yang sudah terpakai sebesar Rp350 juta. Dana tersebut digunakan untuk pemberian tunjangan hari raya menjelang lebaran lalu.
Menurut Ahadi, dana yang tersisa adalah Rp6,4 miliar. Namun, dana hibah dari Kabupaten Tangerang sebesar Rp1,5 miliar belum akan dibagikan kepada warga karena itu harus masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2009.
"Kalau dana hibah ini tidak dimasukkan dalam APBD, kita akan menyalahi aturan," kata Ahadi.


