JAKARTA, KOMPAS.com- Bekerja sama dengan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK), Pangkalan TNI Angkatan Laut Tahuna akan menyelenggarakan pengobatan massal di empat pulau terluar di Provinsi Sulawesi Utara selama tiga hari, mulai 4–6 November 2009.
Empat pulau terluar yang mendapat kesempatan pertama untuk pengobatan massal ini adalah Kabupaten Sitaro yang meliputi Siau, Tagulandang, Biaro, dan Makalehi.
“Masyarakat di pulau-pulau terluar atau dalam istilah yang lebih pas pulau terdepan, perlu disapa dengan berbagai kegiatan, termasuk bakti sosial, seperti pengobatan massal. Mereka itu bangsa Indonesia juga yang perlu ditumbuh-kembangkan rasa nasionalisme mereka,” kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tahuna Kolonel Laut (P) Jeffry S Sanggel dalam acara serah terima obat-obatan dari Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Trias Kuncahyono kepada Jeffry S Sanggel di Redaksi Kompas Jakarta, hari Jumat (30/10).
Seluruh obatan-obatan dari DKK yang dibeli dari sumbangan pembaca Kompas itu akan digunakan untuk pengobatan massal di Kabupaten Sitaro dalam rangka menyambut Hari TNI AL ke 64 tahun 2009. Perlu diinformasikan bahwa dana yang dipakai untuk pengobatan gratis ini tidak diambilkan dari sumbangan pembaca untuk korban gempa Sumatera Barat.
“Kami berterima kasih kepada pembaca dan pimpinan Kompas yang turut berpartisipasi dalam pengobatan massal TNI-AL,” kata Jeffry.
Trias Kuncahyono juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama TNI-AL dan DKK. “Bagi kami DKK hanya semacam pipa penyalur saja. Bantuan masyarakat, kami kembalikan kepada masyarakat, melalui berbagai kegiatan termasuk pengobatan massal dan membantu korban bencana alam,” kata Trias.

