Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 12:08 WIB
Ratusan Mahasiswa Setia Turun Ke Jalan
Leo Sunu | mbonk | Senin, 2 November 2009 | 10:47 WIB
|
Share:

leo sunu
Tak kurang dari 500 mahasiswa Sekolah Tinggi Injili Arastamar (Setia), Senin ( 2/11 ) siang sekitar pukul 10.20, berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

TERKAIT:

JAKARTA,KOMPAS.com — Tak kurang dari 500 mahasiswa Sekolah Tinggi Injili Arastamar (Setia), Senin (2/11) siang pukul 10.20, melakukan aksi turun ke jalan menuntut pemerintah untuk segera memberikan tempat yang layak bagi mereka untuk melangsungkan aktivitas perkuliahan. Dengan menggunakan 10 buah bus, mereka melakukan aksi di depan Bundaran Hotel Indonesia.

Dalam orasinya, mereka menyerukan agar pemerintah tidak lagi bersikap diskriminatif dalam memberikan fasilitas pendidikan. Mahasiswa Setia menilai, selama ini pemerintah tidak kooperatif dalam menyelesaikan permasalahan kampus Setia. "Kami butuh tempat yang layak, bukan sekadar tempat berteduh. Kami meminta pemerintah daerah segera memberikan fasilitas yang memadai untuk aktivitas kami," kata Marolop, salah satu koordinator aksi.

Seperti yang diberitakan, sejak Juli 2008 sekitar 1.100 orang mahasiswa Setia terusir dari kampusnya di wilayah Pinang Ranti, Jakarta Timur. Pemerintah DKI akhirnya memindahkan mereka ke bekas gedung Wali Kota Jakarta Barat. Nasib mereka kembali terkatung-katung setelah gedung eks Wali Kota Jakarta Barat tersebut digusur karena tidak lagi berstatus milik Pemerintah DKI Jakarta.

Bahkan, menurut Marolop, sejak dua pekan lalu, ratusan mahasiswa Setia yang masih bertahan di gedung tersebut tidak lagi mendapat pasokan listrik dan air. Akibatnya, mereka tidak bisa melangsungkan aktivitas kesehariannya dengan memadai. "Kami diperlakukan dengan tidak manusiawi. Kami butuh listrik dan air untuk tetap hidup," seru salah seorang mahasiswi.

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari dari pihak terkait terhadap aksi tersebut. Sementara itu, puluhan aparat kepolisian terus mengamankan jalannya aksi yang berlangsung damai tersebut. Namun, karena banyaknya massa, arus lalu lintas di sekitar kawasan Bundaran Hotel Indonesia menjadi tersendat.