Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 12:13 WIB
Kapolri Minta Maaf soal Cicak-Buaya
Budiman Tanuredjo | wsn | Senin, 2 November 2009 | 16:13 WIB
|
Share:

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Warga melintas di samping mural berisi ajakan antikorupsi di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (02/11). Perlawanan terhadap koruptor disuarakan oleh berbagai kalangan yang peduli terhadap penegakan hukum.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri meminta maaf atas pernyataan Kepala Bareskrim Komjen Susno Duaji soal "cicak dan buaya".

"Itu pernyataan oknum, bukan representasi institusi," kata Kapolri dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di Kantor Menkominfo, hari Senin (2/11).

"Saya pun bagian cicak, penyidik KPK adalah anggota kami juga," ujar Kapolri yang meminta agar persoalan cicak dan buaya tidak lagi digunakan di media massa.

"Kita akan tindak lanjuti secara internal atas pernyataan cicak dan buaya," kata Kapolri.