JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah kantor Wali Kota Jakarta Barat, kini mahasiswa Sekolah Tinggi Theologi Injili Arastamar (Setia) akan menjadikan Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, sebagai alternatif penampungan sementara.
Demikian diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Prijanto di Balaikota Jakarta, Senin (2/11). Wagub mengatakan, Yayasan Sawerigading yang memenangkan sengketa tanah dengan Pemprov DKI telah mulai merobohkan bangunan kantor tersebut.
Untuk itu, Pemprov menyediakan alternatif lokasi lain bagi mahasiswa Setia, yang salah satunya adalah Bumi Perkemahan Cibubur. Sebelumnya, kawasan perkemahan tersebut pernah digunakan oleh mahasiswa Setia sebelum mereka dipindahkan ke kantor Wali Kota Jakarta Barat.
"Kemarin ada pembicaraan dengan Setia, kalau bisa mengharapkan di Buperta. Sekarang akan dibicarakan dengan pemilik lahan di Kwarnas," kata Wagub.
Anggaran
Diberitakan sebelumnya di Kompas.com, Senin (2/11) pagi hingga siang tadi, puluhan mahasiswa Setia menggelar aksi demonstrasi di Bundaran HI dan berlanjut ke Balaikota DKI. Para mahasiswa menuntut pemerintah memerhatikan nasib mereka yang tidak jelas setelah terusir dari kampus mereka di kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur, akibat bentrok dengan warga setempat.
Menurut Sekretaris Daerah Provinsi DKI Muhayat, Pemprov DKI juga sedang menjajaki kesepakatan penggunaan tanah di Lippo Karawaci sebagai areal relokasi kampus Setia. "Ini solusi jangka panjang yang kami tawarkan kepada mereka," kata Muhayat seusai memimpin Musyawarah Pimpinan Daerah mengenai kasus Setia.
Menurutnya, pembayaran aset Setis sudah dianggarkan dalam APBD 2009. Hanya, hal itu belum terealisasi sebab yayasan belum menyerahkan sertifikat tanah kepada pemprov.
Kabid Pengendalian Perubahan Status Aset Didit Yudiana mengatakan, bila Yayasan Setia tidak segera menyerahkan sertifikat tanah dan bangunannya kepada pemprov, pemda dikhawatirkan tidak dapat lagi membantu mereka.
"Masa penggunaan anggaran 2009 sudah hampir selesai, hanya tinggal 1,5 bulan hingga APBD 2009 ditutup. Setelah itu, anggaran yang sudah dialokasikan untuk membebaskan aset Setia akan hangus," ujarnya. Menurutnya, dalam RAPBD DKI 2010, pemprov sudah tidak menganggarkan dana untuk kepentingan tersebut.

