Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 12:28 WIB
Ada Skenario Nasrudin Dihajar Saja
Frans Agung Setiawan | wsn | Kamis, 5 November 2009 | 11:57 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Sigit Haryo Wibisono menjadi saksi dalam persidangan Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/11). Sidang terkait kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.
Foto:

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Antasari Azhar pernah mengusulkan agar mobil Nasrudin Zulkarnaen ditabrak lalu Direktur PT Putra Rajawali Banjaran itu dipukuli. Usulan tersebut diajukan oleh Antasari Azhar kepada Sigid Haryo Wibisono.

"Ada skenario mobil Nasrudin ditabrak lalu ia dihajar," kata Sigid saat bersaksi dalam sidang kasus pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa Antasari Azhar di PN Jakarta Selatan, Kamis (5/11).

Skenario itu, menurut Sigid, diusulkan supaya teror terhadap Antasari dan istrinya, yang diduga dilakukan oleh Nasrudin, segera berakhir. Menurut Sigid, Antasari pernah mengeluh padanya bahwa ia diteror oleh seseorang yang diduga Nasrudin, sedangkan seorang perempuan disebut kerap meneror istri Antasari.

"Terornya dengan mengatakan (Antasari) melakukan tindakan asusila dengan perempuan yang meneror," ujar Sigid tanpa menyebut jelas apakah perempuan yang dimaksud adalah Rani Juliani. Dalam kasus ini, Sigid kemudian menyarankan Antasari agar lapor ke Kapolri.

Masih menurut Sigid, guna menghentikan teror, muncul juga usulan agar Rani Juliani dijebak seolah ia terlibat dalam pesta narkoba. Namun, kedua usulan ini urung dilaksanakan.