Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 12:29 WIB
Rani Juliani Disambut bak Artis...
Frans Agung Setiawan | Glo | Kamis, 5 November 2009 | 14:55 WIB
|
Share:
FRANS AGUNG
Rhani Juliani yang menjadi saksi kunci dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen akhirnya hadir dalam persidangan di PN Jaksel, Kamis (5/11). Kehadirannya menjadi pusat perhatian para wartawan dan masyarakat luas.
Foto:

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Yang lama dinantikan akhirnya datang. Saksi kunci kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Rani Juliani, akhirnya hadir dalam lanjutan persidangan dengan tersangka mantan Ketua KPK Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/11) petang.

Dara manis kelahiran tahun 1986 ini datang dengan menggunakan kemeja putih yang dipadukan dengan rok dan blazer hitam. Istri siri Nasrudin ini disambut bak artis saat hendak mamasuki ruang sidang. Ia mendapat pengawalan ketat saat hendak menuju ruang sidang. Tak hanya wartawan yang memburu wajahnya, banyak orang lain juga berkerumum di sepanjang halaman dan koridor ruang sidang.

Rani yang tampil dengan rambut tergerai memang sempat melempar senyum kepada para wartawan, tetapi selebihnya ia lebih banyak menundukkan kepalanya, dan membiarkan orang-orang yang mengawalnya menggiring ke dalam ruang sidang.

Seperti yang telah diberitakan, demi alasan kesusilaan, Rani akan menyampaikan kesaksiannya dalam suatu persidangan tertutup dan hanya dihadiri oleh jaksa, hakim, penasihat hukum, Antasari, dan Rani. "Dengan alasan demi menjaga kepentingan yang lebih luas, majelis memutuskan sidang tertutup karena ini menyangkut kesusilaan," kata Herri Suwantoro, ketua majelis hakim.

Meski sudah diumumkan sejak sidang terdahulu, hal itu tetap membuat semua pihak kecewa. Terlebih para wartawan yang sangat menantikan pernyataan langsung Rani dalam persidangan. Sebelum kedatangan Rani, para wartawan foto dan televisi "berjaga" dari mana Rani akan masuk ke ruang sidang utama.

Puluhan petugas kepolisan sempat membuat pagar betis mengamankan jalan menuju pintu utama ruang sidang. Namun, itu hanya untuk mengecoh. Rani datang dari sisi kiri dan langsung diserbu puluhan wartawan. Suasana pun jadi ricuh. Gerimis pun tidak dihiraukan demi mendapatkan foto Rani. Tanaman dan pot bunga pun rusak tertabrak. Sampai saat ini sidang tertutup dengan saksi Rani masih berlangsung....