Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 13:01 WIB
Bobol ATM, Dua Tukang Parkir Dibekuk
Rosdianah Dewi | ksp | Senin, 9 November 2009 | 17:33 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi Dasril (35) dan Supardi Tanjung (37) sebagai pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berakhir sudah. Keduanya dibekuk Satuan Reserse Tebet saat beraksi di depan toko roti Laresia, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Senin (9/11).

Kepada polisi, dua pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir itu mengaku telah melakukan aksinya selama tiga bulan terakhir. "Pelaku mengaku telah membobol ATM sebanyak 5 kali dalam tiga bulan terakhir," ujar Kapolsek Tebet Komisaris Yopie Sepang, di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Senin.

Ketika melakukan aksinya, kedua pelaku sengaja memilih lokasi ATM yang sepi. Pelaku mengganjal mesin ATM di bagian lubang keluar-masuk kartu dengan menggunakan batang korek api yang kemudian didorong menggunakan obeng yang ujungnya bengkok. Maka saat melakukan transaksi, kartu ATM korban akan tersangkut.

Salah satu pelaku yang sudah menunggu di luar akan menyarankan korban untuk menelepon nomor pelayanan yang tertera pada stiker yang ditempel pelaku di mesin ATM. "Padahal, nomor tersebut palsu. Nomor itu adalah nomor pelaku sendiri," kata Yopie.

Ketika korban menelepon, pelaku lainnya akan berlagak seperti petugas bank. Korban akan minta nomor PIN, pelaku berjanji akan memproses kartu dan mengirimkannya langsung ke alamat rumah korban. Setelah nomor PIN didapat dan korban meninggalkan lokasi, pelaku bergegas mengambil ATM dan menguras tabungan korban.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang lembaran Rp 50.000 sebanyak Rp 8.100.000, dua lembar stiker layanan BNI, lima ponsel, empat kartu ATM Bank BNI, 5 buah kartu ATM Bank BCA, tiga kartu ATM Bank Mandiri, tiga nomor Flexi, dan beberapa barang bukti lainnya.

Hingga saat ini pihak Polsek Tebet bekerja sama dengan pihak bank masih terus melakukan penyelidikan kasus tersebut. "Masih terus didalami. Kami juga berharap agar masyarakat lebih hati-hati," ucap Yopie.