Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 13:02 WIB
ATM Tertelan, Hati-hati pada Nomor Layanan di Mesin ATM
Rosdianah Dewi | msh | Senin, 9 November 2009 | 18:23 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Jika kartu ATM Anda tertelan pada mesin ATM, ada baiknya tidak langsung menelpon layanan bank yang tertera pada mesin ATM. Pasalnya, nomor telpon tersebut bisa saja nomor palsu yang sengaja untuk membobol ATM.

"Nomor telepon yang ada pada mesin ATM bisa saja dipasang oleh para pelaku pembobol ATM," kata Kepala Kepolisian Sektor Metro Tebet Komisaris Yopie Sepang, Senin (9/11).

Ia mengatakan, kasus tersebut telah terjadi di beberapa ATM di Jakarta. Para pelaku sengaja mengganjal mesin ATM dengan menggunakan batang korek api dan memasang stiker pelayanan. Saat korban menelepon nomor tersebut, para pelaku akan meminta nomor PIN korban dan mengatakan bahwa kartu ATM akan segera diproses.

"Setelah korban memberikan nomor PIN dan keluar dari ATM, maka pelaku langsung menguras tabungan korban," ujar Yopie.

Yopie menyarankan, jika kartu ATM tertelan, yang harus dilakukan adalah menelepon layanan resmi dan meminta pemblokiran rekening. Namun, jika korban telanjur menghubungi nomor telepon layanan yang tertera pada mesin ATM, jangan pernah memberikan nomor PIN.

"Bank saja memberikan nomor PIN dalam keadaan tertutup, jadi jangan berikan nomor itu pada siapa pun," kata Yopie.