KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Kapolri: Masak Kombes Dipaksa Kompol
Rabu, 11 November 2009 | 09:57 WIB
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri membantah pernyataan mantan Kapolres Jakarta Selatan Wiliardi Wizar dalam persidangan Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11). Menurut Kapolri, pernyataan Wiliardi tidak masuk akal.

"Masak sih dia (Wiliardi) seorang (pangkat) Kombes (Komisaris Besar) diperiksa (pangkat) AKP (ajun komisaris polisi) atau Kompol (Komisaris Polisi) bisa dipaksa," kata dia saat memberi sambutan dalam workshop Polri Membuka Ruang Transparansi Publik di Mabes Polri, Rabu.

Kapolri menjelaskan, penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen mempunyai rekaman saat pemeriksaan dilakukan.

Atas penyataan Wiliardi tersebut, dia menyerahkan semuanya kepada publik untuk menilai kasus yang menjerat mantan Ketua KPK Antasari Azhar, pengusaha Sigid Haryo Wibisono, dan Wiliardi Wizar itu.

"Terserah masyarakat bisa menerima keterangan tersebut. Saat ini kepolisian dalam posisi tersudut," kata dia.

Seperti diberitakan, Wiliardi memberikan pernyataan menghebohkan saat persidangan kemarin. Dalam sidang, Wiliardi mengaku berita acara pemeriksaan dirinya dikondisikan. Keterangan dalam BAP-nya disamakan dengan keterangan dalam BAP tersangka Sigid untuk menjerat Antasari. Dia juga mengaku perubahan BAP itu atas perintah Kapolri.

Penulis: C8-09   |   Editor: hertanto Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.