Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 21:08 WIB
BERITA FOTO: Persiapan Jakarta Sambut Banjir
DHONI SETIAWAN | made | Rabu, 11 November 2009 | 19:36 WIB
|
Share:
KOMPAS.COM/DHONI SETIAWAN
Petugas memeriksa mesin pompa air saat apel siaga bencana banjir di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (3/11). Menghadapi musim penghujan yang biasanya diikuti dengan banjir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 308 mesin pompa berikut 38 ribu petugas Satkorlak.
Foto:

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Menghadapi musim hujan, kota Jakarta mulai dihantui dengan bencana banjir musiman. Bisa dikatakan musiman karena setiap tahun beberapa lokasi selalu menjadi langganan banjir, Banjir bagi warga Jakarta sudah menjadi rutinitas. Menghadapi bencana yang satu ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak tinggal diam. Berbagai persiapan terus dilakukan, seperti mengeruk tanah yang mengendap di aliran sungai, pembersihan sampah digalakkan. Sedangkan infrastruktur pengendali banjir terus dikebut seperti pengerjaan proyek Banjir Kanal Timur (BKT) yang rencananya selesai pada bulan Desember tahun ini.

Bahkan Senin (9/11) lalu sekitar 3.000 Marinir bersama warga melakukan pembersihan di anak Sungai Ciliwung tepatnya di belakang Istana Negara. Selain mengeruk tanah dengan kapal keruk, mereka juga terjun langsung ke sungai memunguti berbagai macam sampah.

Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta terus bersiap diri, bahkan minggu lalu instansi ini melakukan apel siaga banjir dengan menggelar berbagai alat pompa air berkapasitas besar maupun sedang. Sebanyak 308 unit pompa penyedot air mobile akan ditempatkan di berbagai wilayah yang rawan banjir.

Sementara itu, untuk mengurangi kerugian akibat banjir, Pemprov DKI berjanji akan memberikan peringatan dini mengenai adanya bahaya banjir. Begitu mendapatkan informasi mengenai ketinggian air Sungai Ciliwung di pintu air di Bogor dan Depok maka Satkorlak akan melanjutkan informasi tersebut kepada tiap-tiap wilayah melalui pesan singkat.