JAKARTA, KOMPAS.com — Pengawal pribadi Sigid Haryo Wibisono, Alfian Makarim, mengaku pernah mengantarkan amplop berwarna coklat sebanyak dua kali ke rumah Antasari Azhar. Alfian mengaku disuruh mengantarkan amplop tersebut oleh sekretaris pribadi Sigid, Setyo Wahyudi.
Keterangan Alfian ini disampaikan saat bersaksi dalam persidangan dengan terdakwa Wiliardi Wizard, Kamis (12/11) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Alfian mengaku sudah dua kali disuruh Setyo Wahyudi ke rumah Antasari. "Pertama pada bulan Januari 2009 dan kedua bulan Februari 2009," kata Alfian.
Meski demikian, ia mengaku tidak bisa memastikan jika amplop tersebut sampai ke tangan Antasari. Pasalnya, ia hanya menyerahkan amplop tersebut kepada seseorang di rumah Antasari. "Setelah itu, saya tidak tahu apa disampaikan atau tidak," katanya. Ia pun mengaku tidak mengenal pria yang menerima amplop tersebut di rumah Antasari.
Alfian juga mengaku tidak mengetahui isi amplop tersebut. Ia hanya ingat bahwa amplop tersebut berukuran folio. Kepada saksi, Ketua Majelis Hakim Arta Theresia bertanya, apakah dia tidak tahu dan tidak menanyakan apa isi amplop tersebut kepada Setyo Wahyudi. "Saya tidak pernah tanya," tukasnya.
Selain itu, Alfian pun mengaku pernah melihat terdakwa Wiliardi Wizard bertemu dengan Sigid. Menurut Alfian, pertemuan tersebut terjadi saat pemilu legislatif tengah berlangsung beberapa waktu lalu. Ia juga mengatakan, Wiliardi yang masih menjabat sebagai Kapolres Jakarta Selatan saat itu tengah melakukan inspeksi di tempat pemungutan suara di kawasan Pati Unus dekat kediaman Sigid. "Pak Wiliardi ketemu Pak Sigid di situ," tandasnya. Namun ia pun mengaku tak tahu-menahu soal pembicaraan dalam pertemuan tersebut.
