KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Nasrudin Belum Meninggal, Ayah Rani Diperiksa Polisi
Kamis, 12 November 2009 | 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Endang Muhammad Hasan (62), ayah Rani Juliani memberi kesaksian yang mengejutkan. Ia mengaku dipanggil polisi untuk dimintai keterangan kasus kematian Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen sekaligus anak menantunya pada tanggal 15 Maret 2009 pukul 10 pagi. Padahal, saat itu, Nasrudin yang ditembak pada 14 Maret 2009 belum meninggal.

"Saya dipanggil pukul sepuluh pagi," kata Endang dalam sidang kasus pembunuhan Nasrudin dengan mantan Ketua KPK Antasari Azhar sebagai terdakwa di PN Jakarta Selatan, Kamis (12/11).

Atas kejanggalan tersebut, kuasa hukum Antasari kembali mempertanyakan kepada Endang. "Bapak diperiksa pukul sepuluh pagi atau pukul sepuluh malam (di Polres Metro Tangerang)," ungkap Hotma Sitompul.

Kemudian dengan tegas, Endang tetap pada keterangannya bahwa ia dipanggil polisi pukul 10.00 pagi. "Mohon catat majelis kejanggalan ini," ujar Hotma kepada majelis hakim yang dipimpin oleh Herri Swantoro.

Nasrudin yang ditembak di kawasan Golf Modernland, Tangerang, dinyatakan meninggal pada hari Minggu, 15 Maret 2009
sekitar pukul 12.05 di ruang ICU RSPAD Gatot Soebroto.

Penulis: ONE   |   Editor: Glo Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.