JAKARTA, KOMPAS.com — Rani Juliani, istri ketiga Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, tidak percaya dengan pernyataan mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wiliardi Wizar tentang adanya rekayasa dalam kasus pembunuhan suaminya. Ia meyakini bahwa Antasari Azhar adalah otak pelaku pembunuhan.
"Itu hak Pak Wiliardi untuk katakan di persidangan. Tapi saya tegaskan tidak sama sekali rekayasa. Biar majelis hakim yang putuskan di pengadilan," tegas dia saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/11).
Keyakinan mantan Ketua KPK Antasari sebagai otak pelaku pembunuhan, menurut dia, lantaran banyaknya teror yang dilayangkan oleh Antasari kepadanya serta suami pascakejadian pelecehan seksual di Hotel Grand Mahakam. Ia mengaku pernah ditunjukkan oleh suami pesan singkat (SMS) ancaman yang dikirimkan Antasari.
"Waktu saya tahu suami terbunuh saya menangis. Saya pikir karena teror yang saya alami dan saya lihat. Saya lihat beberapa SMS yang ditunjukkan suami atas nama Antasari. Isinya masalah ini jangan sampai ter-blow up.... Isinya kurang lebih seperti itu," jelas dia.


