Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 21:43 WIB
Industri Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak
Antony Lee | made | Jumat, 13 November 2009 | 16:37 WIB
|
Share:

SEMARANG, KOMPAS.com — Sejumlah pengusaha di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pemadaman mendadak ini menyebabkan sebagian bahan baku rusak karena mesin berhenti mendadak ataupun menyulitkan perencanaan produksi.

"Kami sudah menghimpun keluhan dari sejumlah perusahaan di Kabupaten Semarang. PT PLN langsung memadamkan listrik tanpa pemberitahuan. Kami sangat menyayangkan ini. Padahal, tahun lalu ada pembicaraan terlebih dahulu dan bersama disusun jadwal pemadaman," kata Koordinator Tim Advokasi Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Tengah Agung Wahono di Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (13/11).

Dia meminta PT PLN tidak arogan memutus listrik begitu saja, terutama dalam kondisi dunia usaha yang sedang berupaya bangkit dari hantaman krisis keuangan global.

PT PLN diminta segera berembuk dengan pengusaha dan membagi jadwal pemadaman bergilir, sekaligus memampatkan waktunya.

Sebagai contoh, daripada pemadaman 2-3 jam per hari, lebih baik pemadaman diakumulasi, misalnya, 12 jam dalam sehari sehingga perusahaan bisa lebih efisien. Pemadaman dalam rentang waktu pendek merugikan secara ekonomi karena harus beberapa kali menghidupkan mesin dengan daya angkat tinggi. Selain itu juga menyebabkan mesin rawan terbakar.