JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Boediono memastikan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) bakal berlangsung secara gradual, dan tak drastis. Kenaikan listrik dilakukan secara cermat untuk mengurangi beban subsidi yang ditanggung APBN.
"Ini akan dilakukan secara cermat dan dilaksanakan dalam waktu yang panjang sampai dengan mungkin akhir masa jabatan kabinet," ujar Boediono di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/11).
Menurut Boediono, TDL merupakan satu dari tiga beban utama yang ditanggung APBN. Selain TDL, pemerintah mengeluarkan subsidi untuk bahan bakar minyak dan pupuk. "Policy kita, subsidi diberikan kepada yang berhak pada target yang pas," ungkapnya.
Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menjelaskan, pemerintah akan melakukan pendalaman terkait pemberian subsidi ini. "Ini bukan masuk program 100 hari, tapi kita lihat dalam beberapa waktu ke depan," katanya.
