JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta pengelola Sekolah Tinggi Theologia Injili Arastamar (SETIA) untuk fokus pada pembangunan kampus baru.
“Dari pihak kami lebih ingin SETIA tidak perlu mengambil langkah sementara,” kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Jakarta, Jumat (13/11). Yang diharapkan Pemprov adalah fokus pada percepatan membangun kampus SETIA yang baru di daerah Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Untuk itu, pihaknya berjanji segera membeli aset SETIA di Kampung Pulo sebagai modal untuk pembangunan gedung baru. “Itu prosesnya akan segera kita lakukan,” janji Foke.
Namun, sayangnya ia tidak memberi jawab di mana para mahasiswa-mahasiswi SETIA yang saat ini berada di bekas Kantor Wali Kota Jakarta Barat itu akan tinggal sementara sambil menunggu pembangunan kampus baru. Pasalnya, gedung tersebut akan dirobohkan oleh Yayasan Saweri Gading sebagai pemilik sah lahan.
Sekitar 1.000 mahasiswa SETIA saat ini masih tinggal di blok 3-6, sedangkan blok 1 dan 2 sudah rata tanah. “Kita akan bicara. Kita minta waktu. Penampungan sementara tidak memenuhi keinginan semua pihak,” ujar Foke.
Pengamatan Kompas.com, proses pembongkaran terus berlangsung, sementara perkuliahan juga masih berjalan di tengah gemuruh alat berat dan guyuran hujan.
